Fisiologi Tumbuhan

Fisiologi tumbuhan adalah ilmu mengenai peristiwa alamiah yang terdapat dalam tubuh tumbuhan hidup. Fisiologi tumbuhan merupakan salah satu cabang biologi yang mempelajari tentang proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh tumbuhan yang menyebabkan tumbuhan tersebut dapa hidup. Laju proses-proses metabolisme ini dipengaruhi oleh (dapat pula tergantung pada) faktor-faktor lingkungan mikro di sekitar tumbuhan tersebut.

Fisiologi tumbuhan merupakan ilmu yang berhubungan dengan proses, fungsi, dan respon tumbuhan terhadap perubahan lingkungan, serta pertumbuhan dan perkembangan akibat adanya respon tersebut.
Maksud dari proses dalam pengertian di atas adalah urutan kejadian-kejadian alamiah yang kontinyu. Contoh proses yang terjadi didalam tubuh tumbuhan hidup yaitu fotosintesis, respirasi, absorpsi ion, translokasi enzim, pembungaan, pembentukan biji, dll.

Maksud FUNGSI dalam pengertian di atas adalah aktivitas alamiah dari sebuah benda, apakah termasuk senyawa kimia, sel, jaringan organ, dll.

Maksud RESPON dalam pengertian di atas adalah kegiatan tumbuhan yang diakibatkan adanya proses dan fungsi yang berlangsung di dalam tubuh tumbuhan hidup dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan sekitar.

 Sejarah perkembangan ilmu fisiologi tumbuhan

- Mulai berkembang pada abad ke 17 dan 18 : kemajuan dalam ilmu fisika dan kimia.
- Pertengahan abad ke 19 : cabang ilmu yang berdiri sendiri dengan terbitnya "history of botany" oleh Sachs (1860), disusul "Lecturers on the physiology of plants" oleh Sachs (1887) dan "Physiology of Plants" oleh Pfeffer (1887).
- Pertengahan abad ke-20 : jurnal khusus yang memuat hasil-hasil penelitian, seperti "Plant Physiology" (mulai 1925) dan "Annual Peview of Plant Physiology" (1950).

Karena perkembangannya yang pesat, yang ditopang juga oleh perkembangan ilmu kimia dan fisika, maka fisiologi tumbuhan sering dipilah-pilah menjadi beberapa cabang sesuai dengan ruang lingkup pokok bahasannya, antara lain :

Fisiologi Tanaman yaitu cabang fisiologi yang mengkaji proses-proses metabolisme pada tanaman budidaya.Fisiologi tanaman lebih mengarah pada proses metabolisme yang berkaitan dengan pembentukan dan perkembangan organ asli. Secara umum organ hasil dapat berupa buah, biji, daun, akar, umbi, dan lain-lain.

Fisiologi Lepas Panen yaitu cabang fisiologi tumbuhan yang menelaah tentang proses fisiologi yang terjadi pada organ hasil setelah organ tersebut dipanen. Reaksi-reaksi yang terjadi umumnya bersifat katabolik, yakni penguraian senyawa-senyawa bermolekul besar (atau lebih kompleks) seperti selulosa, pati, protein, lemak, dan asam nukleat menjadi senyawa-senyawa bermolekul kecil (lebih sederhana strukturnya). Usaha-usaha untuk memanipulasi laju reaksi katabolik yang terjadi untuk tujuan memperpanjang kesegaran organ hasil merupakan manfaat utama dan menjadi tujuan dari telaah fisiologi lepas panen.

Ekofisiologi yaitu cabang fisiologi tumbuhan yang membahas pengaruh faktor-faktor lingkungan terhadap berbagai proses metabolisme tumbuhan, mencakup pengaruh positif (menguntungkan) dan negatif (merugikan) bagi tumbuhan dan kepentingan manusia. Cabang Ekofisiologi yang memfokuskan pembahasan pada tanggapan tumbuhan terhadap kondisi lingkungan yang tidak optimal disebut "stress physiology".

Fisiologi Benih yaitu cabang fisiologi tumbuhan yang ruang lingkup pembahasannya terbatas pada proses-proses yang berlangsung pada tahapan-tahapan perkecambahan benih.

Selain keempat cabang fisiologi tumbuhan di atas, masih terdapat beberapa cabang fisiologi tumbuhan lainnnya yakni fisiologi perkembangan tumbuhan dan fisiologi herbisida. Fisiologi perkembangan tumbuhan mencakup proses pembesaran dan pembelahan sel, pembentukan dan perkembangan organ-organ tumbuhan, hormon-hormon yang berperan dalam fotomorfogenesis dan lain-lain aspek yamg relevan, sedangkan fisiologi herbisida mengkaji tentang cara aksi pestisida dalam mempengaruhi metabolisme tumbuhan.

Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tanaman :
1. Genetik
2. Iklim = Air, cahaya, suhu, C02.
3. Organisme = hama, penyakit, gulma.
4. Kondisi Tanah = secara fisika, kimia, biologi.
5. Proses fisiologis = pertumbuhan


Ciri-ciri dan kelakuan tumbuhan

1. Pada dasarnya tidak dapat bergerak.
2. Autotrof karbon, melangsungkan metabolisme karbon.
3. Kebutuhan hara mineral tergantung dari suplai tanah.
4. Mempunyai alat-alat proteksi kehilangan air.
5. Mempunyai alat-alat transpor air.
6. Dinding sel yang kaku merupakan sistem pendukung struktural.
7. Pola aktivitas tubuhan sejalan dengan pola perubahan iklim.
8. Mempunyai alat-alat proteksi khusus terhadap angin, kekeringan, dingin, panas dan sinar yang berlebihan.
9. Struktur dan alat reproduksi yang sangat khusus, untuk mendukung berlangsungnya reproduksi.
10. Mekanisme fisiologi dan biokimiawi yang kompleks menunjang sistem kontrol dan regulasi pada tumbuhan.
11. Evolusi dan adaptasi terjadi pada proses-proses fisiologi dan biokimiawi selain melalui perubahan anatomi dan morfologi.
12. Tidak mempunyai sistem syaraf, komunikasi antar bagian berlangsung secara biokimiawi.


Peran Tumbuhan-Tanaman

- Sumber pangan = Gandum, semangka, dll.
- Sandang = Pakaian
- Papan = kayu untuk membuat bangunan.
- Obat dan kosmetik
- Bahan industri = getah pohon karet dibuat ban.
- Keindahan dan Rekreasi 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 komentar:

hanifahm09 mengatakan...

makasih postingannya...

Unknown mengatakan...

Syukran yah

Posting Komentar